Posted by VWA

PT. Dharma Electrindo Manufacturing Hadiri Kegiatan Bimtek Pendamping Peserta Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2017

img

Pemagangan adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselengggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan/perusahaan di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang lebih berpengalaman dalam proses produksi barang dan/atau jasa di suatu perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.

Penyelenggaraan kegiatan pemagangan yang dicanangkan oleh pemerintah merupakan upaya dari pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Semenjak ditandatangani memo kesepahaman antara Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bersama dengan menteri ketenagakerjaan mengenai Percepatan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Melalui Pengembangan Program Pelatihan Terpadu, kegiatan pemagangan yang saat ini konsisten terlaksana tiap tahunnya semakin berkembang. Kerjasama antara pemerintah melalui kementerian ketenagakerjaan dan Kadin memberikan harapan bahwa tenaga kerja Indonesia nantinya dapat siap bekerja dan memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar tenaga kerja. 

Pada tangggal 17-19 Juli 2017 Dinas Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) wilayah provinsi Jawa Barat mengundang seluruh pembimbing/pendamping peserta pemagangan dalam negeri untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek). Selain pembimbing dari Balai Latihan Kerja (BLK) yang terdapat di kota-kota wilayah Jawa Barat, kegiatan ini dihadiri pula pembimbing dari perusahaan-perusahaan yang menjadi tempat berlangsungya kegiatan pemagangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan wawasan, implementasi, dan launching website mengenai sistem informasi pemagangan yang sudah terintegrasi di seluruh provinsi di Indonesia.

Kegiatan Bimtek pemagangan dalam negeri yang diselenggarakan di Bandung mengangkat  tema “Melalui Bimtek Pembimbing/Pendamping Peserta Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2017 Kita Tingkatkan Profesionalisme Pembimbing Pemagangan Yang Kompeten”. Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Ir. Ferry Sofwan Arif, M. Si selaku Kadisnakertrans dan Drs. Asep Gunawan, MM selaku Direktur Bina Pemagangan.

Dalam sambutannya Dr. Ir. Ferry Sofwan Arif, M. Si menjelaskan bahwa yang mendasari dari kegiatan ini merujuk pada permenaker nomor 36 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan di dalam negeri. Selanjutnya, dalam sambutan Drs. Asep Gunawan, MM memaparkan mengenai visi dari pemerintah Indonesia dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing. “Indonesia memiliki cita-cita di tahun 2030 ingin beranjak sebagai pelaku ekonomi terkemuka di dunia no 7 dari peringkat 16 di dunia. Berdasarkan pada jumlah angkatan kerja saat ini, sekitar 65% dari jumlah angkatan kerja di Indonesia di dominasi oleh lulusan dibawah dari tingkat pendidikan SMK sederajat,  dan dari angka 65% tersebut, 50% nya merupakan angkatan kerja yang berasal dari lulusan dibawah tingkat pendidikan SMP. Untuk mencapai cita-cita tersebut harus dipenuhi berbagai persyaratan, yaitu Indonesia harus memiliki tenaga kerja yang kompeten agar siap bersaing dengan tenaga kerja asing dengan melibatkan seluruh stakeholder”, ungkap Drs. Asep Gunawan, MM dalam sambutannya membuka kegiatan Bimtek. Adapun materi-materi yang dibahas selama kegiatan Bimtek Pemagangan Dalam Negeri, antara lain: Kebijakan Permen 36 Tahun 2016, Implementasi Program Pemagangan Dalam Negeri, Metodologi Pelatihan, Pemagangan Dengan Sistem Jejaring, dan Sistem Informasi dengan Media Website.

Kegiatan tahunan program pemagangan yang diselenggarakan oleh pemerintah, bekerjasama dengan berbagai perusahaan dan stakeholder lainnya, secara tidak langsung memberikan dampak positif dalam mengatasi pengangguran. Kontribusi positif dari program ini, secara langsung memberikan manfaat bagi pihak pemerintah, perusahaan, dan peserta pemagangan. Dari pihak pemerintah manfaatnya yaitu: meningkatkan kualitas SDM, mengurangi pengangguran, menciptakan kesempatan kerja, dan membantu menciptakan iklim berusaha yang kondusif. Dari pihak perusahaan manfaatnya yaitu: turut berperan dalam mencerdaskan masyarakat, dapat digunakan untuk mencari kandidat karyawan, dan penempatan kandidat dapat sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Dari pihak peserta pemagangan manfaatnya yaitu: dapat merasakan pelatihan dunia kerja secara langsung, kompetensi yang didapat dari pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, membentuk sikap mental dan etos kerja yang baik, dan berkesempatan untuk mengembangkan karir.

Berlandaskan dari visi Negara Indonesia di tahun 2030 dan upaya dari pemerintah untuk mempersiapkan tenaga kerja yang unggul dan kompeten melalui program pemagangan. Hal-hal yang terkait dengan tujuan dan filosofi dari pemagangan dalam Negeri sejalan dengan nilai-nilai Triputra DNA yaitu compassion. Dalam nilai compassion tertuang amanah untuk membangun generasi penerus yang lebih hebat (nurturing for greater good).

Tagged with: