Posted by Superadmin

PENYERAHAN PIAGAM & SERTIFIKAT KOMPETENSI PEMAGANGAN OLEH BAPAK Ir. JOKO WIDODO

img

Saat ini, pemerintah tengah fokus pada pembangunan infrastruktur. Pembangunan dilakukan secara merata di seluruh indonesia dalam rangka mengurangi ketimpangan. Namun, sebagai langkah selanjutnya, pemerintah sudah bersiap untuk mengalihkan perhatiannya pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menggelar program magang nasional bekerjasama dengan Apindo dan Kadin bersama 56.119 orang yang membidangi industri perbankan, manufaktur, pariwisata dan perhotelan, ritel dan perikanan, serta kalautan. Dari jumlah tersebut yang mengikuti uji kompetensi sebanyak 6.201 orang. Di antaranya 5.635 orang dinyatakan kompeten dan sisanya 566 orang tidak kompeten.

Pada kesempatan ini, Presiden Bapak Jokowi juga dijadwalkan secara simbolis untuk menyerahkan Sertifikat Kompetensi Pemagangan kepada 3.000 peserta program pemagangan di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi, Jawa Barat pada Rabu, 27 Desember 2017.

Dharma Polimetal menjadi salah satu Perusahaan yang mendapatkan undangan untuk menghadiri acara tersebut. Hal ini merupakan suatu penghargaan untuk PT. Dharma Polimetal atas partisipasinya dalam melaksanakan Program Pemagangan Dalam Negeri Mandiri di bidang manufaktur secara konsisten. Perwakilan dari PT Dharma Polimetal yang hadir pada acara tersebut ada sebanyak 12 orang diantaranya adalah 5 orang instruktur, 6 orang siswa magang serta Bapak Yosaphat Simanjuntak selaku Direktur PT Dharma Polimetal.

Program pemagangan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja Indonesia, yang dilakukan pemerintah bekerja sama dengan sektor industri. Melalu magang peserta mendapatkan keterampilan atau kompetensi di tempat kerja. Peserta magang mendapatkan bimbingan dari mentor dari kalangan profesional. Materi pemagangan di dominasi 75% praktik dan sisanya teori.

Pada 2018 Kemenaker menargetkan program pemagangan akan diikuti oleh 400.000 orang dengan melibatkan 8.000 instruktur. Dalam kesempatan ini, Menaker Hanif juga melaporkan Kementerian Ketenagakerjaan telah memprogramkan 3R (Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding) untuk lima BBPLK, yakni Bekasi, Bandung, Serang, Medan dan Semarang. Hal itu dimaksudkan agar Balai Latihan Kerja Pemerintah lebih fokus dalam mempersiapkan dan meningkatkan kualitas calon tenaga kerja memenuhi pasar kerja.

 

Created by: Devi Novianti

Tagged with: